7 Tips Ampuh Meningkatkan Marketing Brand Menggunakan Video

outletz-Tips-Ampuh-Meningkatkan-Marketing-Brand-Menggunakan- Video-Facebook-digital-bisnis-online

Facebook merupakan salah satu media sosial yang memiliki banyak pengguna aktif di dunia hingga saat ini. Pengguna aktif tercatat berasal tidak hanya digunakan untuk personal, tapi juga untuk membantu mengembangkan bisnis Anda.

Nah, proses mengembangkan bisnis online di Facebook sekarang ini lebih banyak menggunakan medium visual. Sama seperti di Instagram. Medium visual tidak hanya berkaitan dengan foto tapi juga video. Jika Anda bertanya kepada sebagian besar pemasar atau marketers, konten mana yang mendominasi di Facebook, mereka akan menjawab: video.

Ada fakta menarik dari penelitian BuzzSumo dengan sample lebih dari 777 juta postingan di Facebook. Brian Peters dari Buffer menulis “Ketika berbicara mengenai strategi Facebook ke tingkat berikutnya, tidak ada cara yang lebih baik untuk melakukannya selain melalui konten video.”

Peters juga melaporkan bahwa “1% dari 500 posting teratas di Facebook pada tahun 2018 adalah video.” Fakta penting lainnya, postingan video juga menghasilkan rata-rata keterlibatan lebih dari 59% dibandingkan jenis posting lainnya.

Konten video sangat penting dalam proses branding. Lalu cara memasarkan seperti apa yang bisa meningkatkan engagement audiens Anda? Cek 7 tips ampuh meningkatkan marketing brand menggunakan video berikut ini.

1. Batasi video antara 15 dan 90 detik

Photo by Hermes Rivera on Unsplash

Rupanya durasi konten video mempengaruhi berapa lama audiens Anda akan duduk manis menonton video dari Anda. Kata Joe Forte dalam buku “Beating the Algorithm: 11 Essential Facebook Video Secrets, setelah 90 detik, tingkat keterlibatan Anda menurun drastis. Sedangkan, 15 detik adalah durasi maksimum Anda untuk iklan video, kata Ikon Genuis ’James Marques kepada Elise Dopson di Databox.

“Para pakar internet berpendapat 15 dan 90 detik merupakan durasi yang tepat dalam membuat konten video di Facebook.”

Namun itu bukan patokan yang tetap sebab ada pendapat lainnya. Katherine Ellis dari Newswhip menunjukkan bahwa jika pengguna Facebook menemukan video yang benar-benar layak ditonton – seperti pertunjukan paruh waktu NFL Lady Gaga yang panjangnya hampir 15 menit. Audiens tetap mau menonton video berdurasi lama jika konten bisa dikemas dengan manis.

2. Jangan bertele-tele

Photo by Antenna on Unsplash

Jika sudah paham bahwa 15 dan 90 detik merupakan durasi yang pas untuk konten video. Maka tentu saja Anda tidak ingin menyia-nyiakan waktu tersebut. Untuk itu, Anda akan menghindari narasi yang lama dan berputar-putar meski itu masih sesuai dengan tema. Joe Sloan, pakar internet menulis dalam artikelnya “The Best Facebook Ad Content for Driving Awareness & Sales” dan memberikan saran agar mengambil perhatian audiens dengan cepat.

“Iklan video Anda perlu menarik perhatian pengunjung dalam 5 detik pertama.”

Namun bagaimana Anda bisa melibatkan audiens dengan cepat? Untuk video yang lebih panjang, Joe Forte merekomendasikan pembukaan dengan sinopsis yang memberi tahu audiens Anda apa yang akan mereka pelajari dengan menonton video Anda. Buat pengantar yang jelas, singkat dan pastikan untuk membuat audiens Anda menginginkan lebih.

3. Beri tahu audiens mengapa mereka harus menonton

Photo by freestocks.org on Unsplash

Setiap kali Anda memposting video di Facebook, Anda perlu menambahkan caption penting. Pada caption inilah Anda bisa memberitahu audiens Anda mengapa perlu atau wajib menonton video Anda. Alfred Lua dari Buffer menyarankan untuk menggunakan opsi ini untuk memberitahu bahwa video Anda sepadan dengan waktu mereka.

“Dengan memberitahu audiens terlebih dahulu, maka cara ini bisa digunakan sebagai pengingat. Lakukan cara ini 3 hari sebelum video tersebut diunggah.”

Dan karena Anda hanya memiliki beberapa detik untuk menarik perhatian mereka, pastikan kalimat pertama menarik. Untuk mendapatkan tips dan trik lainnya menggunakan media video untuk branding, Anda bisa bergabung dengan outletz.id. Dengan bergabung dengan outletz.id, Anda bisa bertemu dengan pebisnis lainnya sehingga bisa saling berbagi ilmu. Setiap bulan Outletz mengadakan seminar bisnis online yang bisa membuat Anda menambah ilmu mengenai media sosial, bisnis online, markerplace dan lain-lain.

Mau bergabung dengan outletz.id? Klik ► https://outletz.id/solusisusahmiskin/

4. Gunakan gambar thumbnail terbaik

Photo by Austin Distel on Unsplash

Baru-baru ini tim AdEspresso membuat eksperimen gambar thumbnail pada video Facebook. Ternyata gambar tersebut mempengaruhi perhatian audiens. Untuk tes ini, Paul Fairbrother menulis, tim menghabiskan $1000 untuk melihat apakah detail yang sering diabaikan ini harus mendapat perhatian lebih.

“Menggunakan gambar thumbnail yang salah dapat membahayakan hasil iklan video Facebook Anda. Jadi, jangan lewati proses desain saat menyiapkan iklan video Facebook berikutnya.”

Hasilnya? Gambar thumbnail dapat mengubah CPA (cost per action) hingga 2 kali. Eksperimen mereka dengan menggunakan gambar terbaik mendapatkan CPA $25,02 sedangkan yang terburuk memiliki CPA $ 49,87. Kesimpulan kedua, foto atau gambar yang paling menarik akan selalu menang.“Menggunakan gambar thumbnail yang salah dapat membahayakan hasil iklan video Facebook Anda. Jadi, jangan lewati langkah desain ini saat menyiapkan iklan video Facebook berikutnya.”

5. Video vertikal lebih diminati

Photo by Jakob Owens on Unsplash

Berbicara tentang penelitian, Buffer bekerja sama dengan Animoto untuk melakukan riset sendiri. Tujuan mereka adalah menentukan video mana yang paling baik, vertikal atau persegi. Mengungkap hasil penelitian mereka, Brian Peters menulis bahwa video vertikal berkinerja terbaik di Facebook.

“Video dengan format vertikal lebih banyak disukai audiens Facebook daripada format lainnya.”

Mengapa? Karena video vertikal lebih ramah seluler dan, seperti ditulis Peters, “bisnis dan brand harus mengikuti tren video seluler-sentris jika mereka ingin sukses di media sosial pada 2019”. Namun ada tanggapan lain. Menurut Panduan 2019 untuk Spesifikasi Video Media Sosial oleh Vyond, Facebook Messenger hanya mendukung video format lanskap. Jadi strategi ini hanya akan bekerja di platform asli Facebook.

6. Jadikan video sebagai cover

Photo by Glen Carrie on Unsplash

Tahukah Anda bahwa cover Facebook Page kini bisa menggunakan video. Cara ini diklaim ampuh dalam memperkenalkan brand, memamerkan penawaran produk terbaru, dan mempromosikan event Anda selanjutnya. Video menjadi lebih menarik perhatian daripada mengunggah foto statis pada cover Facebook Page.

Mengunggah video adalah bagian yang mudah. Namun ada beberapa langkah yang perlu Anda ambil untuk memastikan video diupload memang yang berguna. Berikut ini tipsnya:

  • Dapatkan ukuran yang tepat. Ini adalah 820 piksel lebar 312 piksel tinggi untuk komputer, dan tinggi 640 piksel lebar 360 piksel pada perangkat seluler.
  • Anda dapat menggunakan teks tetapi jangan sampai terlambat. Menciptakan sesuatu yang menarik secara visual selalu yang paling penting.
  • Selalu perhatikan bagaimana video berinteraksi dengan logo Anda dan tombol CTA di halaman Anda.
  • Ingat selalu audiens seluler Anda. Pastikan video akan muncul dengan baik di desktop dan perangkat seluler.
  •  

7. Tambahkan subtitle pada video

Photo by Nghia Nguyen on Unsplash

Banyak orang mengandalkan gambar, suara maupun audio saja saat menciptakaan konten audio visual. Padahal jika ditelaah konsumsi konten online tidak hanya orang-orang yang peka pada medium tersebut. Coba bayangkan jika Anda di kondisi yang tidak memungkinkan mendengar namun butuh video tersebut, maka adanya subtitle sangat dibutuhkan.

“Untuk melayani seluruh audiens Anda dengan sebaik-baiknya, tambahkan subtitle pada konten video Anda.”

Ini adalah praktik yang bagus dalam audiensi secara inklusif. Ian Cleary dari RazorSocial mencatat bahwa 85% audiens video Facebook mengabaikan suara. Lagipula Facebook (dan platform media sosial lainnya) telah menjadi penyeimbang yang hebat bagi komunitas tuna rungu juga. Teks subtitle memberi komunitas tuna rungu akses yang sama ke konten Anda.

Demikianlah 7 tips ampuh meningkatkan marketing brand menggunakan video. Yang menjadi fokus pada artikel di atas memang menggunakan Facebook. Namun tips di atas juga bisa diaplikasikan pada media sosial lainnya. Selamat mencoba.

Untuk mendapatkan informasi terkini mengenai bisnis dan media sosial, Anda bisa bergabung dengan outletz.id. Tools ini tidak hanya mempermudah transaksi jual-beli supplier dan reseller tetapi juga menambah knowledge mereka mengenai topik bisnis online terkini. Sehingga mereka tetap up to date, tidak ketinggalan zaman dan menjadi relevan dengan bisnis online saat ini. Dengan begitu, bisnis online yang mereka jalankan bisa meningkatkan omzet dan tidak takut sepi pelanggan.

Mau segera bergabung dengan outletz.id? Klik ► https://outletz.id/solusisusahmiskin/

Ira Kurnia

Ira has wrote professionally for the past 3 years as content creator at Ads & Buzz Digital Advertising Agency. Her specialty is Online Business & Marketing, which is highly sought after topics for most entrepreneurs while searching online. "Stay Positive and Good Things will happen to you"

Click Here to Leave a Comment Below

Leave a Comment: