7 Step Mudah Jualan Online di Media Sosial

Coba pikirkan, siapa orang pertama yang akan Anda juali saat kali pertama membuka bisnis online? Salah satunya, bisa jadi teman di Facebook, Instagram atau Twitter. Media sosial bisa dikatakan menjadi wadah dengan potensi yang tinggi untuk mempromosikan bisnis online.

Selain itu, kini pengguna media sosial terus berkembang. Bahkan Instagram ini menyentuh angka 1 miliar pengguna aktif di seluruh dunia. Jumlah ini menjadi peluang Anda dalam mengembangkan bisnis online.

Diantara yang lain, Facebook dan Instagram menjadi media sosial yang bisa mendukung online shop Anda. Namun problemnya, Anda perlu memahami bagaimana cara memulai online shop, menentukan target, menjaga hubungan dengan calon konsumen maupun pelanggan secara online.

Sebab jika tidak, bisnis online Anda tidak bertahan lama. Tidak ada konsumen yang tertarik mengunjungi online shop Anda. Tidak mau hal tersebut terjadi kan? Berikut ini 7 step mudah jualan di media sosial. Cek ulasannya berikut ini.

Step 1: Paham Audiens

Menetapkan target audiens adalah dasar dari strategi digital apa pun. Jika kamu tahu dengan siapa berbicara, kamu juga bisa tahu apa yang harus dibicarakan. Tentu saja, kamu tidak boleh membicarakan apa pun dan segalanya. Berbicaralah sesuai dengan minat mereka. Misalnya, jika kamu berada di bidang medis, berbicara tentang layanan medis di Instagram mungkin tidak seefektif menampilkan gambar atau video menarik dari laboratorium dan peralatan canggih kamu.

“Langkah pertama ini untuk mengetahui siapa yang kamu ajak bicara dan apa yang penting dari akun di Instagrammu sehingga audiens harus menjadi followermu.”

Pastikan konten kamu dikaitkan dengan brand awarness pada produk yang kamu jual atau bisa pada online shop kamu. Jika klien kamu berbisnis karena kamu menggunakan teknologi top, mereka mengharapkan konten yang berbeda jika mereka berbisnis denganmu karena layanan pribadimu.

Step 2: Membuat Konten

Konten merupakan cara mudah menjaga hubungan dengan followers. Bahkan jika Anda paham konten yang baik dan sesuai dengan target, bisa jadi konten tersebut ampuh menjaring followers baru.

“Konten yang baik adalah postingan yang pas dan mendatangkan banyak feedback dari followers Anda”

Lalu bagaimana caranya mengetahui konten yang pas? Anda perlu melakukan riset pada target market satu persatu. Jika perlu membuka beberapa followers dan melihat mereka menyukai postingan seperti apa. Misalnya gaya bahasa yang dipakai, hashtag dan pencarian mereka. Jika sudah mengumpulkan dari banyak followers, maka Anda bisa menarik kesimpulan konten seperti apa yang harus dibuat.

Untuk Anda yang kesulitan membuat konten, Outletz punya event menarik berkaitan dengan itu. Namanya MBX (Mobile Business Xplosion). Diadakan setiap sabtu dan minggu, event menarik ini akan membuat bisnis Anda semakin matang. Belum lagi untuk Anda yang segera mendaftar, akan ada audio book dan video mengenai tips berbisnis yang sayang untuk dilewatkan. Mau info lengkapnya, klik ► http://bit.ly/solusisusahmiskin.

Step 3: Gunakan Hashtag

Jangan mencemari hashtag yang tidak berguna pada online shop-mu. Anda menginginkan follower dan penayangan berkualitas. Luangkan waktu untuk mencari hashtag berbeda yang menghasilkan engagement berkualitas. Hashtag yang baik akan membawa visibilitas ke orang yang tepat dengan maksud yang benar terhadap brand Anda.

“Dengan menggunakan hashtag yang tepat akan membantu kamu menciptakan efek dan visibilitas di market yang tepat. “

Setiap hashtag harus ditujukan untuk pasar tertentu. Jika Anda mencari hashtag #makeup, Anda akan fokus melihat follower wanita (meski ada pula pria yang tertarik dengan kosmetik). Jika Anda memiliki produk atau layanan yang ditujukan untuk demografi khusus, Anda dapat membuat konten out-of-the-box yang masih dalam konteks hashtag. Ini akan membantu Anda menciptakan dampak dan visibilitas di pasar yang tepat. Gunakan hashtag dengan bijak dan kreatif.

Step 4: Optimalkan Profil

Mulai berpikir tentang profil Instagram Anda. Pastikan Anda memiliki citra yang sesuai dengan konten yang akan diposting pada bagian profil Instagram. Profil juga merupakan wadah yang baik untuk menyajikan tagar unik hanya untuk brand saja. Profil adalah salah satu tempat untuk menjelaskan secara detail brand yang sebenarnya dan apa yang orang lain harapkan dari akun Instagrammu.

“Profil akun bisnis sebaiknya berisikan informasi mengenai produk Anda secara detail seperti penjelasan lengkap, hashtag dan bagaimana cara mendapatkannya.”

Maksimalkan profil Anda dengan menambahkan link ke laman lainnya. Misalnya Anda memiliki channel video di YouTube ataupun cara mudah menghubungi online shop di WhatsApp, email atau Telegram.

Step 5: Menjadi Bagian dari Komunitas

Memiliki audiens yang tanggap dengan brand Anda memang menyenangkan namun hal ini tidak mudah. Anda mesti membangunnya dari pondasi awal sehingga ini menuntut waktu dan komitmen. Agar dapat dilakukan secara konsisten, buatlah jadwal yang berisi strategi membantu engagement dengan audiens.

“Sesuai dengan cara kerja media sosial, Anda perlu berjejaring dengan followers. Anda bisa mengikuti diskusi di kolom komentar.”

Ada satu hal penting yang bisa Anda dapatkan dari komunitas yaitu rasa saling support. Hal penting ini tidak akan Anda dapatkan jika Anda sendirian dalam membangun sebuah bisnis. Sebab bisnis juga membutuhkan ekosistem. Semakin kuat, bisnis online bisa meningkat lebih cepat. Outletz.id memiliki komunitas bisnis online yang aktif di Facebook. Mereka saling memberikan tips dan trik. Sembari pertemuan yang aktif setiap bulannya. Mau informasi lebih lengkap? Klik ►
http://bit.ly/solusisusahmiskin.

Step 6: Selalu Kreatif

Ini adalah langkah sederhana untuk dipahami, tetapi terkadang sulit dilakukan. Ketika Anda memproduksi konten visual untuk Instagram, Anda harus membuat “rasa” grafis yang akan mewakili brand-mu. Anda ingin memastikan bahwa setiap kali seseorang melihat kontenmu, mereka dapat langsung mengenali bahwa konten tersebut buatanmu.

“Jika Anda ingin selalu diingat pelanggan, mereka harus tahu siapa Anda. Cara terbaik adalah konsisten dengan kontenmu.”

Selain cocok dengan brand, membuat konten yang bisa dikenali seperti itu membutuhkan waktu. Setiap kali Anda membuat konten, Anda perlu memberikan ciri khas. Entah dalam pemilihan warna, gestur gambar yang dibuat, tulisan Anda atau pada bahasa yang dipakai.

Step 7: Ukur dan Analisa

Jika menghabiskan waktu untuk membuat konten, mempublish secara online namun tidak menganalisanya, Anda telah menghabiskan uang daripada menginvestasikannya. Akun Instagram untuk bisnis menawarkan insight tentang postingan mana yang berhasil dan apa yang tidak. Lihatlah angka-angkanya dan lihat pula postingan mana yang mendatangkan pengikut, engagement, dan visibilitas.

“Dengan mengubah akun Instagram menjadi Bisnis, Anda bisa menganalisa postingan mana yang mendatangkan followers, mendapat banyak likes hingga mana yang paling tidak disukai follower dari insight.”

Lalu langkah selanjutnya adalah berdasarkan tujuan bisnis, ulangi dan optimalkan rahasia postingan tersebut. Jika Anda terus melakukan sesuatu yang tidak berhasil, jangan terkejut jika jumlah follower Anda tidak bertambah.

Demikianlah 7 step mudah jualan online di media sosial. Ingat, Instagram adalah saluran yang bagus untuk digunakan jika dilakukan dengan benar. Ini akan membantu produk maupun online shop Anda dilihat oleh market. Gunakan Instagram untuk bisnis dengan bijak dan ikuti langkah-langkah di atas untuk mendapatkan hasil maksimal secara jangka panjang.

Ira Kurnia

Ira has wrote professionally for the past 3 years as content creator at Ads & Buzz Digital Advertising Agency. Her specialty is Online Business & Marketing, which is highly sought after topics for most entrepreneurs while searching online. "Stay Positive and Good Things will happen to you"

Click Here to Leave a Comment Below

Leave a Comment: