5 Taktik Ampuh Meningkatkan Omzet Penjualan Bisnis Online

OUTLETZ-Taktik-Ampuh-Jitu-Meningkatkan-Omzet-Penjualan-Bisnis-Online

Siapa yang tidak ingin memiliki omzet meningkat setiap bulannya?
Pada hakikatnya adalah wajar bila orang selalu ingin mendapatkan keuntungan dari yang telah dikerjakan. Sama seperti pebisnis yang ingin mendapatkan omzet naik setiap bulannya. Mungkin Anda salah satunya.

Cara menaikkan omzet kerap menjadi topik menarik para pebisnis. Informasi ini bisa didapatkan di mana saja. Dari internet, buku, komunitas hingga seminar bisnis. Dari sana Anda bisa menerapkan pada online shop dan merasakan langsung hasilnya. Bila tidak mendapat hasil yang diinginkan, bisa jadi metode yang Anda tiru tidak mempan. Anda perlu mencari cara lain hingga mendapatkan hasil maksimal dengan metode yang sesuai di bisnis online Anda.

Hal penting yang wajib dipahami adalah pantang menyerah. Sebab mendapatkan metode yang sesuai membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Kebanyakan pebisnis merasa gagal dan menyerah karena merasa tidak mampu menjalankan bisnis. Cek ulasan berikut ini.

1. Berkomunikasi lewat Stories

Photo by Callie Morgan on Unsplash

Instagram terbukti berhasil mengubah tren berbagi pesan secara ephemeral (pesan yang akan hilang dalam waktu tertentu) menjadi sebuah alat yang cukup efektif untuk bisnis. Dalam salah satu penelitian, ditemukan cara untuk membuat brand diingat konsumen maupun followers adalah membuat stories. Cara ini dianggap bisa membuat eksis di timeline mereka sehingga brand bisa diingat lebih dalam dan meningkatkan engagement.

“Bukan hanya memastikan susunan foto di feed menarik saja, namun juga membuat Stories yang atraktif untuk followers. Cara ini dianggap ampuh membuat brand Anda lebih diingat mereka.”

Lewat Stories, Anda bisa menceritakan lebih banyak hal tentang brand Anda. Misalnya proses pembuatan suatu produk, aktivitas di kantor bersama tim, di balik layar pembuatan sebuah video promosi, atau lain sebagainya. Dengan begitu, kamu dapat membuat follower mengenal merek kamu lebih dalam dan membuat mereka merasa dekat.

2. Bikin Konten Video

Photo by Eaters Collective on Unsplash

Lewat video, Anda bisa menyampaikan cerita yang menarik, mudah dipahami, dan membuat pesan lebih mudah melekat di pikiran konsumen. Sekitar 64 persen konsumen bahkan memutuskan untuk membeli suatu produk setelah melihat video promosinya di media sosial. Karena itu, cobalah libatkan follower untuk berinteraksi, misalnya dengan beropini atau bertanya di kolom komentar.

“Sepanjang tahun 2017, 90% konten yang dibagikan di internet berbentuk video. Jumlah ini diprediksi masih akan terus meningkat di tahun 2018.”

Untuk menciptakan konten yang bisa menonjol di tengah ramainya konten video, Anda perlu memahami terlebih dahulu perilaku target atau konsumen yang hendak dituju. Beberapa aspek yang perlu Anda ketahui antara lain:

  • Video apa yang followers Anda suka?
  • Apakah mereka lebih memilih video yang bisa didengarkan walau tanpa suara, atau harus bersuara?
  • Berapa lama konten yang ideal untuk mereka konsumsi?
  • Anda perlu melakukan beberapa trial and error untuk menemukan formula yang cocok. Pastikan kalau Anda rajin memantau performa konten video yang dibuat dan sering-seringlah bereksperimen dengan ide-ide video yang segar.

3. Belajar Bareng Komunitas Bisnis

Photo by rawpixel on Unsplash

Salah satu manfaat bergabung dengan komunitas bisnis online adalah tersedianya sistem support. Ini baik untuk pebisnis pemula. Bergabung sebagai member, akan membuat Anda mendapat dapat banyak informasi terkait produk, cara berjualan dan pengetahuan bisnis lainnya. Sementara bagi para supplier dan reseller serta dropshipper, dapat belajar dan berbagi pengalaman antar sesama. Dengan adanya sistem support, banyak pihak akan sama-sama diuntungkan.

“Manfaat terpenting bergabung dengan komunitas bisnis adalah merasakan adanya dukungan antar pebisnis yang lain. Ini penting sebagai dukungan moril.”

Jika tertarik bergabung bersama komunitas dengan anggota supplier-seller-dropshipper terjamin, Anda bisa mencoba bergabung dengan Outletz.id. Platform ini merupakan bikinan anak bangsa yang mewadahi supplier dan seller seluruh Indonesia. Terbukti 2.000 orang telah bergabung dan menggunakan Outletz.id untuk memudahkan bisnis online mereka. Setiap minggunya dilakukan kopdar secara privat, agar Anda bisa belajar secara utuh dan lebih dalam mengenai bisnis online. Mau bergabung? Anda hanya perlu mendaftar pada link ini, klik ► http://bit.ly/kopdar-nov2018.

4. Kolaborasi Bersama Influencer

Photo by Matheus Ferrero on Unsplash

Konsumen yang remaja dan berusia muda rata-rata lebih memilih konten yang terasa “tidak dibuat-buat” dan alami. Konten bersponsor yang dikemas secara soft-selling dan seakan-akan direkomendasikan oleh influencer nyatanya terbukti cukup efektif. Berbeda dengan iklan hardsell, influencer mampu mempromosikan produk secara autentik dan lebih personal. Mereka memberikan kesan bahwa sebuah produk itu bagus dan bisa membangun kepercayaan dengan follower. Sehingga, follower bisa diyakinkan untuk memilih produk tersebut.

“Cari influencer yang sejalan dengan brand Anda. Misalnya, jika Anda menjual produk kesehatan, sebaiknya jangan bekerja sama dengan influencer yang gaya hidupnya tidak sehat walaupun follower mereka banyak.”

Cara ini banyak digunakan brand-brand besar tidak hanya belanja iklan di media konvensional saja. Mereka mulai merambah ke media sosial dengan menggaet sejumlah influencer karena pengaruhnya pun lebih besar. Tawaran untuk mempromosikan brand yang diterima influencer pada tahun ini bisa jadi tidak hanya didominasi merek-merek kelas menengah atau brand baru saja, tapi juga akan berdatangan dari berbagai merek papan atas.

5. Tingkatkan Engagement dengan Chatbot

Photo by rawpixel on Unsplash

Chatbot didesain untuk mendukung customer service dan bisa memberikan informasi dalam waktu singkat. Ketika konsumen membutuhkan akses instan terhadap informasi produk atau menyampaikan komplain, chatbot bisa mengakomodasi hal tersebut. Layanan menggunakan chatbot kini semakin mendukung kinerja cs online shop sebab konsumen menginginkan respons yang cepat.

“Chatbot baik adalah yang dapat memberikan pengguna solusi dan mempermudah proses pembelian. Beberapa platform chatbot yang bisa dicoba: Facebook Messenger Platform, Kata.ai atau Telegram Bot Platform.”

Perusahaan besar seperti Amazon bahkan sudah mulai menciptakan layanan chatbot untuk memudahkan komunikasi antara partner B2C Amazon dengan konsumen mereka. Sebuah penelitian juga menyebutkan, keberadaan chatbot dapat meningkatkan engagement dengan konsumen dan meningkatkan persentase jumlah orang yang membuka informasi tentang suatu kampanye promosi sebesar delapan puluh persen.

Demikianlah 5 taktik ampuh meningkatkan omzet penjualan bisnis online. Saat mencoba taktik di atas, bisa jadi hasilnya tidak maksimal. Ada banyak faktor mengapa hal itu terjadi. Namun yang perlu Anda ketahui, selalu ada hal baru yang bisa dieksplorasi setiap tahunnya. Yang wajib Anda lakukan adalah terus mencoba hingga Anda menemukan formula yang pas untuk online shop Anda. Jadi, sebaiknya selalu posisikan diri sebagai pengguna sebelum mulai melancarkan strategi pemasaran agar Anda bisa membayangkan segala kesempatan dan konsekuensi yang akan dihadapi.

Untuk bisa mendapatkan insight yang lebih manjur pada online shop Anda, bisa bergabung dengan komunitas online seperti yang dimiliki Outletz.id. Cara ini akan mempermudah Anda mendapatkan hingga meningkatkan omzet setiap bulannya. Terlebih untuk Anda yang kebingungan mendapatkan produk bermutu. Segera bergabung dan dapatkan keuntungan berbisnis online, klik ► http://bit.ly/kopdar-nov2018.

Ira Kurnia

Ira has wrote professionally for the past 3 years as content creator at Ads & Buzz Digital Advertising Agency. Her specialty is Online Business & Marketing, which is highly sought after topics for most entrepreneurs while searching online. "Stay Positive and Good Things will happen to you"

Click Here to Leave a Comment Below

Leave a Comment: