5 Strategi Meningkatkan Omzet Online Shop Jutaan Perbulan

Saat ini media sosial sangat mendukung dunia bisnis. Apalagi untuk media sosial dengan basis gambar dan video seperti Instagram. Aplikasi buatan Kevin Systrom dan Mike Krieger ini memahami bahwa stimulasi visual sangat dekat dengan kehidupan manusia sama seperti kebutuhan akan rasa lapar, ketakutan dan cinta. saking kuatnya, manusia bisa mengingat 90% informasih berbentuk visual hanya dengan waktu 13 milidetik. Karena memanfaatkan kekuatan alam bawah sadar inilah, platform media sosial visual kini banyak disukai masyarakat.

Diantara media sosial yang unik, Instagram sukses menjadi alat pemasaran yang kuat dan memiliki potensi besar berbasis konten. Tidak hanya itu, aplikasi ini juga memiliki tingkat keterlibatan yang besar didukung media sosial lainnya. Namun untuk bisa sukses menggunakan Instagram, Anda perlu menonjol diantara 800 juta pengguna aktif yang mudah memberikan likes mencapai 4,2 miliar postingan setiap harinya.

Jika Anda sukses menonjol diantara yang lain, banyak keuntungan yang didapat. Misalnya followers bertambah berkali lipat, engagement dengan pengguna Instagram yang lain makin erat, dan memudahkan ketika masa promosi produk maupun kampanye terbaru dari bisnis online Anda. Namun upaya membuat menonjol tidak mudah. Semakin banyak pengguna Instagram saat ini membuat upaya Anda untuk semakin menonjol butuh banyak usaha. Sebab jika tidak, bisnis online Anda akan tenggelam diantara akun yang lain.

Untuk bisa dikenal, menonjol dan diketahui pengguna Instagram, bisnis online Anda perlu dibangun citranya. Hal ini dibuat agar tidak tenggelam dengan yang lain. Outletz akan menjelaskan rahasia 5 strategi membangun citra produk Anda di Instagram agar omzet online shop meningkat. Cek ulasan berikut ini.

1. Buat Rencana Matang

Photo by rawpixel on Unsplash

Sejak akun Instagram dibuat, usahakan tujuan penggunaan aplikasi ini lebih efektif. Misalnya, merencanakan target audiens untuk memudahkan pembuatan konten agar semakin terarah. Tentu Anda wajib membuat konten yang selaras dengan followers karena itu akan membantu meningkatkan citra persona akun Instagram.

“Konten itu wajib sesuai dengan demografi, perilaku, kekhawatiran, motivasi, dan sasaran Anda agar dapat menarik semakin banyak followers.”

Dalam proses pembuatan konten, pemilihan gambar dan teks sebisa mungkin membangkitkan rasa ingin tahu followers, menciptakan sebuah aksi, sehingga merasa dekat dengan brand atau produk Anda. Semua hal itu dibuat untuk meningkatkan followers dan menguatkan keseluruhan strategi Anda. Inilah yang perlu Anda perhatikan: meningkatkan brand awarness, membangun loyalitas pelanggan, meningkatkan pelayanan customer atau meningkatkan penjualan. Dengan menentukan sasaran yang sesuai dengan brand, Anda dapat menentukan pendekatan terbaik setiap langkahnya.

Baca Juga : 7 Jualan Online Shop Paling Laku Dijual di Marketplace

2. Tambahkan Emosi

Photo by Headway on Unsplash

Meningkatkan emosi follower merupakan pusat dari semua hubungan termasuk dengan merek produk online shop Anda. Dalam kepala calon pembeli, biasanya akan terjadi proses logika membujuk tetapi perasaan memotivasi, memengaruhi niat pelanggan untuk membeli lebih dari yang lain. Menurut sebuah penelitian, upaya meningkatkan emosional murni 2 kali lebih mungkin untuk menghasilkan keuntungan dibandingkan dengan mereka yang memiliki pendekatan rasional. Karena itu, ketika memilih gambar, emosi yang dituju harus berada di depan dan di tengah.

“Konten yang menggunakan emosi meningkatkan 2 kali keuntungan penjualan daripada menggunakan rasional.”

Namun, tidak semua jenis emosi dinilai sama. Penelitian menemukan bahwa kekaguman, ketertarikan, keheranan dan keheranan adalah sentimen yang sangat umum dalam konten viral yang tinggi. Konten positif lebih mudah dibagikan daripada yang negatif tapi hal-hal menjadi rumit ketika berurusan dengan perasaan tertentu. Misalnya kemarahan, kecemasan, dan emosi gairah tinggi lainnya mendorong untuk mengambil inisiatif. Inilah yang membuat kenapa emosi ketakutan sering dimainkan dalam pemasaran.

3. Bangun Narasi Visual

Photo by Rachael Crowe on Unsplash

Ketika membuat konten tentang produk terbaru, usahakan tunjukkan bagaimana calon pembeli bisa menikmati produk tersebut. Saat menggunakan gambar orang, tunjukkan wajah mereka karena itulah yang paling baik dalam menyampaikan emosi. Foto Instagram dengan wajah 38% lebih mungkin untuk “disukai” dan 32% lebih mungkin untuk menerima komentar. Semakin otentik foto Anda, semakin baik Anda dapat membentuk afinitas dengan pelanggan, pengikut, dan followers Anda. Bila menggunakan orang sungguhan yang dikaitkan dengan perusahaan Anda, bukan foto stok, dapat meningkatkan konversi hingga 35%.

“Calon konsumen yang melihat konten gambar buatan pengguna saat belanja online menghasilkan kecenderungan konversi penjualan 4,5% lebih tinggi.”

Jika Anda membutuhkan insight mengenai bisnis online terkini seperti ulasan di atas, Anda bisa bergabung dengan seminar bisnis online. Salah satu seminar bisnis online yang sukses membantu alumninya adalah event yang diadakan Digimaru bekerjasama dengan Outletz.id. Kebetulan akan ada acara menarik berjudul Digimaru Road to 100 yang khusus membantu Anda menuju kesuksesan dengan omzet 100 juta di tahun pertama memulai bisnis online. Dengan mengikuti event menarik ini, Anda bisa menambah pengetahuan mengenai perkembangan bisnis online hingga mendapatkan solusi menghindari bisnis gagal. Jika tertarik lebih lanjut, info selengkapnya klik ► http://digimaru.org/digimaru-outletz/.

4. Buat Percakapan

Photo by Neko Tai on Unsplash

Cara lain membuat produk atau brand Anda dekat dengan konsumen adalah bercakap-cakap dengan mereka. Misalnya dengan menyapa, melempar pertanyaan ringan, membuat polling dan lain-lain. Postinglah konten yang bisa membuka komentar. Ini merupakan cara termudah untuk mendorong kedekatan dengan followers Anda.

“Dengan mengomentari profil orang lain, 401% dari meraka lebih cenderung mengikuti akun Instagram online shop Anda.”

Pertimbangkan tanggapan yang diinginkan dari postingan Anda: Apakah Anda memposting pernyataan atau sesuatu yang secara alami akan dibalas orang? Lanjutkan percakapan dengan diskon eksklusif atau dengan mengajukan pertanyaan, menggunakan polling pendapat atau menyelenggarakan sesi tanya-jawab langsung. Sebaiknya Anda juga meluangkan waktu untuk menanggapi komentar, menyukai gambar pengguna lain dan bergabung dengan percakapan di mana Anda dapat menambahkan nilai.

Baca Juga: 5 Alasan Penting Anda Harus Mencoba Bisnis Online Dropship

5. Arahkan ke Pembelian

Photo by Matias Difabio on Unsplash

Menurut sebuah survei, setidaknya 72% dari pengguna Instagram telah membeli sesuatu yang pertama kali mereka temukan di Instagram. Karena itu, Instagram terus-menerus meluncurkan alat yang memungkinkan pemasar untuk terhubung dengan pelanggan dengan cara yang imersif, membuat belanja dapat ditindaklanjuti dan memfasilitasi pembelian secara impulsif. Berikut ini tips mudah untuk mengarahkan calon konsumen ke vagian pembelian produk:

  • Instagram Story: Sertakan tautan dalam Instagram Stories Anda yang mengarahkan calon konsumen ke halaman produk di situs web Anda.
  • Story Highlights: Taruh klip video stories Anda di antara bio dan feed Instagram. Tambahkan gambar sesuai dengan klip Anda.
  • Action Button: Followers Instagram dapat melakukan reservasi, membeli tiket, memesan tempat atau memesan layanan melalui mitra pihak ketiga tanpa harus meninggalkan Instagram.
  • Belanja: Ubah profil Instagram Anda menjadi etalase visual online shop Anda dengan akses mudah ke harga dan detail, tempat pembeli dapat mengklik postingan yang ditandai untuk mengambil langkah selanjutnya untuk membeli.

Instagram merupakan bagian penting dari strategi pemasaran holistik dan dapat menjadi kekuatan dominan dalam upaya pemasaran merek Anda. Untuk menarik pengikut baru, menghasilkan prospek dan menjual sangat penting untuk menggunakan foto yang menciptakan hubungan emosional dengan merek maupun produk Anda.

Demikianlah 5 strategi meningkatkan omzet online shop yang bisa diterapkan untuk bisnis online Anda. Dengan pemahaman yang tepat tentang psikologi konsumen dan teknik di balik platform Instagram, Anda akhirnya akan dapat mengarahkan followers untuk melakukan tindakan yang Anda inginkan: melakukan pembelian dan menjadi followers jangka panjang. Selamat mencoba.

Sekali lagi untuk Anda yang tertarik untuk belajar mengenai bisnis online, perkembangan dan bagaimana menghindari kegagalan, Anda perlu mencoba mengikuti seminar bisnis online. Misalnya seperti yang diadakan Digimaru bekerjasama dengan Outletz.id berjudul Digimaru: Road to 100. Event ini bagus untuk Anda yang masih pemula dalam bisnis online dan ingin sukses meraih goals omzet 100 juta di tahun awal pertama. Jika tertarik lebih lanjut, info selengkapnya klik ► http://digimaru.org/digimaru-outletz/.

Ira Kurnia

Ira has wrote professionally for the past 3 years as content creator at Ads & Buzz Digital Advertising Agency. Her specialty is Online Business & Marketing, which is highly sought after topics for most entrepreneurs while searching online. "Stay Positive and Good Things will happen to you"

Click Here to Leave a Comment Below

Leave a Comment: