5 Solusi Meningkatkan Engagement dari Algoritma Media Sosial

OUTLETZ-Solusi-cara-tips-Meningkatkan-Engagement-dari-Algoritma-Media-Sosial-Instagram

Media sosial seperti Instagram dan Facebook kini diandalkan sebagai media promosi produk jualan secara online. Karena banyaknya pengguna yang menggunakan media sosial untuk berbisnis, maka tercetuslah Instagram Bisnis. Facebook pun sama, ada Facebook Bisnis juga. Cara ini disediakan untuk membantu meningkatkan engagement maupun mengembangkan bisnis online menjadi lebih besar.

Namun ada cara lain untuk meningkatkan engagement yaitu memahami algoritma media sosial. Jika paham, konten yang diposting mudah menaiki urutan teratas. Kok bisa? Kevin Systrom, Founder dan CEO Instagram mengatakan pada New York Times, “Memastikan 30% yang kita lihat adalah yang terbaik”. Jika Anda secara konsisten memberikan konten berkualitas yang sesuai dengan pengikut atau target bisnis, dimana yang sesuai dengan harapan follower. Saat Anda memposting konten yang sesuai dengan mereka, maka mereka akan dengan mudah menemukan konten yang kita posting selanjutnya.

Selain itu, algoritma juga membantu konten berumur lebih panjang. Sebelum algoritma Instagram muncul, postingan Instagram membutuhkan waktu sebanyak 72 menit untuk menghasilkan engagement dengan follower. Namun saat ini, pebisnis online memungkinkan untuk melihat siapa yang menyukai dan mengomentari postingan beberapa jam atau bahkan berhari-hari kemudian.

Sayangnya, algoritma Instagram memiliki perubahan yang tidak menentu. Meski Anda melakukan banyak hal untuk mendapatkan engagement dan menciptakan penjualan melalui Instagram, nyatanya tidak semua online shop akan mendapatkan keuntungan yang sama dari Algoritma tersebut. Lalu bagaimana membuat Algoritma Instagram bekerja sesuai keinginan Anda? Outletz akan membeberkan apa yang menjadi solusi meningkatkan engagement dari algoritma Instagram. Cek ulasan berikut ini.

1. Konten Menarik Secara Konsisten

Photo by rawpixel on Unsplash

Ketika kali pertama kali upload konten di Instagram, postingan tersebut hanya akan disebarkan ke 10% followers yang dipunya. Hal ini dilakukan semacam seperti tes ombak, apakah postingan itu layak untuk disebarkan ke semua audiens atau tidak. Jika postingan itu mendapat engagement (likes, comments, direct shares) yang bagus, baru akan disebarkan ke 90% audiens yang belum melihat.

“Untuk bisa bertahan dengan post exposure, Anda dan teman komunitas bisnis online shop saling like dan komentar. Hal ini sangat membantu sebuah postingan dirasa ‘hidup’ oleh Instagram.”

Cara lainnya, Anda bisa berpindah ke business account. Dengan mengaktifkan akun bisnis, Anda akan mendapatkan fitur tambahan seperti melihat statistik postingan, jam-jam aktif yang audiens Anda. Hal itu akan memudahkan Anda mengetahui jam aktif follower lalu mengupload konten setiap harinya. Postingan tersebut akan efektif dan bisa meningkatkan engagement dengan follower.

2. Hindari Edit Caption

Photo by Kaleidico on Unsplash

Untuk caption, sebaiknya jangan ubah selama 24 jam. Proses editing hanya akan membuat postingan Anda tidak terlihat oleh followers. Karena itu, sebaiknya jangan ubah caption. Jika harus editing karena typo, akan membuat kesempatan dilihat lebih banyak audiens akan berkurang cukup drastis. Langkah amannya, sebaiknya tulis caption Anda pada notes. Setelah itu, teliti apakah caption sudah aman. Jika ada yang perlu diedit, Anda bisa mengubahnya. Kemudian setelah semuanya baik, baru diposting di Instagram.

“Mengubah caption akan membuat konten Anda tidak menyebar dan semakin sedikit terlihat dilihat followers.”

Yang tidak kalah penting, jangan menghapus postingan lalu diposting ulang. Karena algoritma Instagram tidak akan ‘membaca’ postingan Anda. Permasalahan lainnya seorang pebisnis online di Instagram adalah menemukan supplier online yang oke pelayanannya. Biasanya saat sedang hype dan konsumen butuh produk, banyak supplier yang pergi dan sulit dihubungi. Tidak mau lagi mengalami hal seperti ini? Anda bisa mencoba cara lain. Misalnya menggunakan aplikasi Outletz.id. Dengan bergabung, Anda akan bertemu dengan ratusan supplier online yang memiliki ribuan variasi barang. Mau segera bergabung, klik ►https://outletz.id/3-ways/.

3. Cepat Jawab Komentar

Photo by IN BOSSMODE on Unsplash

Perubahan algoritma Instagram yang terbaru mengharuskan Anda merespon komentar dalam waktu 60 menit. Artinya, jika lebih dari itu komentar tersebut baru dibalas, kemungkinan postingan untuk lebih dilihat banyak orang akan menurun. Karena ketika Anda memberikan komentar maupun membalas komentar akan masuk ke kolom following activity (di bagian kolom likes), hal tersebut bisa dilihat audiens.

“Estimasi menjawab komentar di 1 jam pertama posting berkhasiat meningkatkan keterlibatan dengan followers.”

Algoritma lainnya berkaitan dengan komentar yang perlu Anda ketahui adalah jumlah kata yang digunakan. Jika hanya memberikan ucapan “mantap” atau “pertamax”, Instagram tidak menganggap hal ini bisa meningkatkan engagement. Komentar bisa dihitung Instagram sebagai tanda engagement bila memuat 4 kata atau lebih.

4. Gunakan Hashtags yang Sesuai

Photo by Irfanahmad on Pixabay

Salah satu kekuatan memposting konten di Instagram adalah hashtag. Hashtag dapat membantumu terhubung dengan berbagai macam orang, komunitas dan lebih bayak lagi pengguna di seluruh dunia. Bahkan kamu bisa menjangkau mereka yang sebelumnya tidak pernah kamu tahu dimana dan apa yang mereka sukai.

Instagram menawarkan panduan berikut untuk menggunakan Hashtag di dalam sebuah postingan di Instagram:

  • Spesifik. Misalnya #vwvan atau #van
  • Relevan. Hashtag yang relevan akan membantumu terhubungan dengan mereka yang benar-benar tertarik dengan kontenmu. Daripada orang yang memancing untuk menyukai kontenmu.
  • Be Observant. Mengawasi dan mengobservasi hashtag yang kamu gunakan akan membantumu menemukan hashtag mana yang berpotensi meningkatkan follower dan engagement.

Selain beberapa poin terkait dengan pembaruan algoritma Instagram di atas, masih ada poin lagi yang bisa digunakan untuk meningkatkan engagement post. Penggunaan hashtags yang efektif hanya berjumlah 5 hashtags berbeda saja. Gunakan strategi penggunaan hashtags menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan.

5. Berbagi Instagram Stories

Photo by Thomas Russell on Unsplash

Jika Anda merupakan pengguna aktif Instagram, story adalah fitur yang paling menjadi favorit. Bahkan menurut data, jumlah waktu yang dihabiskan orang menonton video di Instagram meningkat sebanyak 80% dari bulan Juni 2016 sampai Juni 2017. Ini menandakan, saat Anda memposting video yang bahkan berkaitan dengan konten bisnismu, maka ini menjadi cara yang terbaik untuk menarik perhatian follower dan membuat mereka mau menghabiskan lebih banyak waktu untuk berinteraksi dengan kamu.

 “Meski memiliki effort yang besar namun memposting video langsung akan membuat followe Anda lebih menunggu-nunggu.”

Adanya fitur highlight stories, bisa sebagai trigger untuk membuat konten video lebih kreatif lagi. Misalnya, sebuah serial video atau animasi 15 detik, serial berupa stop motion, atau tutorial-tutorial singkat. Mengutip dari Nick Dimichino, bahwa “Story Highlights have changed the game“. Kreatif dan buat konten seniat mungkin untuk meningkatkan engagement followers Anda lalu tautkan untuk menjadi highlight stories.

Demikianlah 5 solusi menyikapi algoritma Instagram yang kerap berubah tanpa ada pengumuman. Kelima cara tersebut bisa menyelamatkan konten Anda sehingga bisa menyebar dan dinikmati followers. Sebenarnya perubahan algoritma Instagram ini dibuat mengembalikan term media sosial sebagai tempat bersosial dengan dialog, komentar dan cerita pada caption konten. Selamat mencoba.

Membangun bisnis online di Instagram memang membutuhkan banyak faktor lainnya. Salah satunya jika Anda bermasalah pada faktor suply barang. Bergabunglah dengan Outletz.id untuk menemukan banyak supplier online dengan ribuan variasi produk. Selain itu, Anda akan mudah mengetahui jumlah produk yang sedang dibutuhkan. Mau segera menikmati enak menjadi pengguna Outletz.id, klik ► https://outletz.id/3-ways/.

Ira Kurnia

Ira has wrote professionally for the past 3 years as content creator at Ads & Buzz Digital Advertising Agency. Her specialty is Online Business & Marketing, which is highly sought after topics for most entrepreneurs while searching online. "Stay Positive and Good Things will happen to you"

Click Here to Leave a Comment Below

Leave a Comment: