5 Media Sosial Bikin Omzet Online Shop Melejit Hingga 100 Persen

OUTLETZ-media-sosial-tingkatkan-konsumen

Sejauh ini media sosial lebih banyak digunakan sebagai akun pribadi dengan aktivitas pamer habit, foto selfie atau stalking seseorang. Namun makin ke sini dengan kebutuhan jual beli online, media sosial ikut mengalami perkembangan pula. Itulah sebabnya Facebook dan Instagram menyediakan fitur bisnis yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan penjualan online shop kamu.
Apa cuma Facebook dan Instagram saja yang bisa kamu gunakan untuk meningkatkan omzet jualan kamu?

Ada begitu banyak media sosial yang tersedia yang bisa mendukung peningkatan jualan online kamu. Manakah yang efektif meningkatkan omzet jualan? Simak ulasan berikut ini.

1. Facebook

Facebook merupakan media sosial dengan jumlah pengguna terbesar di Indonesia (Photo by Tim Bennett on Unsplash)

“Indonesia merupakan negara dengan pengguna terbesar ke-3 di dunia setelah India dan Amerika Serikat. Tercatat pada tahun 2017, pengguna Facebook di Indonesia mencapai 130 juta orang.”

Jumlah di atas membuat media sosial yang dimiliki Mark Zuckerberg ini ampuh menaikkan omzet penjualan kamu. Terbukti banyak konsumen yang menjadi pelanggan di toko online karena Facebook Fanpage. Dari hasil penelitian, diketahui sebesar 75 persen pembeli online adalah pelanggan dari Facebook Fanpage. Sedangkan sisanya atau 25 persen lainnya berasal dari pembeli online akun Facebook biasa.

2. Twitter

Setelah Facebook, install pula Twitter (Photo by freestocks.org on Unsplash)

Ibarat teman yang saling melengkapi, begitulah Facebook dan Twitter di dunia strategi pemasaran. Kamu nggak bisa begitu saja melupakan Twitter dan hanya promosi di Facebook Fanpage. Hasil survei mengatakan bahwa 54 persen pengguna Twitter tertarik melakukan pembelian setelah melihat tweet produk favorit di timeline. Hasil survey lainnya, 23 persen pengguna Twitter melakukan pengecekan melalui website sebelum melakukan tindakan pembelian, 20 persen mereka mencari produk secara online dan 19 persen lainnya mempertimbangkan untuk membeli.”

Dari hasil survei itu bisa ditarik kesimpulan bahwa 53 persen pengguna Twitter lebih banyak yang merekomendasikan produk lewat konten tweet dan topik menarik lalu dibahas di timeline Twitter. Fenomena ini tentu menguntungkan penjualan Anda dengan pendekatan soft telling dan mengekspos testimoni produk.

3. Instagram

Instagram menjadi media sosial paling interaktif antara produk dan calon pembeli (Photo by Erik Lucatero on Unsplash)

Ada yang bilang bahwa visual yang menarik sangat mendukung media promosi. Yap! itu benar. Inilah sebabnya Instagram sangat digandrungi untuk menjual produk. Diketahui lebih dari 475 kampanye global, pengenalan iklan dari postingan berbayar di Instagram berpeluang meningkatan penjualan hingga 2,9 kali lebih tinggi.

Hasil riset mengungkapkan Instagram mampu menjadi media sosial yang interaktif antara brand dan calon konsumen. Follower di Instagram akan merespon lalu membeli produk lebih banyak 120 kali lipat daripada interaksi di Twitter dan 58 kali lebih banyak dibandingkan pengikut di Facebook.

4. Pinterest

Kebanyakan orang menggunakan Pinterest untuk mengumpulkan informasi produk (Photo by Dai KE on Unsplash)

Setelah Instagram, aplikasi yang mewadahi foto adalah Pinterest. Sebanyak 96 persen pengguna Pinterest telah menggunakan aplikasi tersebut untuk melakukan riset dan mengumpulkan informasi produk. Sementara 93 persen telah menggunakannya untuk membuat rencana pembelian.

Selain itu, 87 persen pengguna Pinterest mengakui bahwa media sosial ini membantu mereka menemukan produk yang diimpikan. Meski tidak interaktif seperti Instagram, namun seperti Twitter, Pinterest bisa mendongkrak penjualan omzet lapak Anda dengan gaya soft selling. Layaknya produk yang dijual di etalase kaca, begitulah cara interaksi produk dan calon konsumen di Pinterest. Menarik, bukan?

5. YouTube

Video mudah dinikmati dan disukai pengguna media sosial (Photo by whereslugo on Unsplash)

Kurang dengan foto yang statis, kini media promosi merambah ke YouTube. Brand-brand ternama dunia seperti Microsoft, Samsung, Apple, Lenovo dan lain-lain semua memanfaatkan situs ini untuk mempromosikan produk buatan mereka. YouTube kerap digunakan sebagai sarana promosi yang biasanya para pelaku bisnis online menyisipkan link web penjualan di bagian deskripsi.

Itulah beberapa media sosial yang belakangan ini banyak menarik konsumen. Kamu yang ingin meningkatkan omzet penjualan perlu mencobanya. Cukup berpikir kreatif, buat konsep promosi yang menarik dan berjualanlah. Mudah, bukan? Selamat mencoba.

Ira Kurnia

Ira has wrote professionally for the past 3 years as content creator at Ads & Buzz Digital Advertising Agency. Her specialty is Online Business & Marketing, which is highly sought after topics for most entrepreneurs while searching online. "Stay Positive and Good Things will happen to you"

Click Here to Leave a Comment Below

Leave a Comment: