3 Tips Penting Memulai Bisnis Online Skincare

outletz-Tips-Penting-Memulai-Bisnis-Online-Skincare-info-produk-digital-marketing-dropship

Penjualan skincare sedang naik daun. Terlebih produk perawatan yang berasal dari Korea Selatan. Fakta ini terbukti dari persentase konsumen online skincare yang mencapai peringkat ketiga dari pembelian fashion dan makanan pada tahun 2018.

Melihat fakta di atas, maka tidak ada salahnya jika Anda ikut menyediakan skincare di online shop Anda. Sebab banyak pengguna internet yang menyukai skincare dan mencarinya di toko online yang tersedia di marketplace maupun media sosial seperti Instagram.

Namun sebelum memulainya, Anda perlu mengetahui apa saja yang perlu disediakan sebelum menjual skincare. Sebab hal ini akan berkaitan dengan bagaimana cara Anda memasarkan skincare ini. Anda pun perlu memperhatikan target market sebelum menjual produk ini ke pasar.

Berikut ini 3 tips penting memulai bisnis online skincare yang perlu diketahui oleh pebisnis pemula. Cara-cara ini bisa Anda dapatkan ulasan di bawah ini.

1. Membuat brand

Photo by Lauren Fleischmann on Unsplash

Dalam berbisnis, brand merupakan hal yang sangat krusial dan penting. Ibaratnya, brand adalah identitas dan karakter bisnismu yang akan dikenal oleh banyak orang. Pilihlah nama brand yang dapat diingat oleh konsumen. Selain itu, bangun pula aspek kepercayaan dalam brandmu. Produk yang berkualitas dan dipercaya akan mendapatkan keuntungan pelanggan yang setia.

“Anda dapat memanfaatkan koneksi yang sudah dibangun selama menekuni bisnis sebelum membuat merek skincare itu sendiri.”

Membuat merek sendiri untuk produk yang dipasarkan memang membutuhkan modal yang cukup besar. Karena dalam prosesnya kita membutuhkan alat produksi, dan sumber daya manusia berkompeten yang tidak sedikit. Harus ada ahli farmasi dan dermatologis atau seseorang yang ahli dan mumpuni di bidang kulit.

Namun jika sudah dapat diproduksi, Anda akan sanggup memasarkannya dengan baik sesuai pengalaman yang sudah anda dapatkan sebelumnya. Selain itu, dengan membuat merek dagang sendiri Anda tidak perlu kerja susah payah untuk membangunkan aset orang lain, melainkan aset sendiri. Semua resiko dan keuntungan yang diperoleh dikelola oleh Anda sendiri tanpa berpikir berbagi dengan pihak lainnya.

2. Menjadi Reseller

Photo by Charisse Kenion on Unsplash

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk bisa mendapatkan produk skincare jika Anda sendiri tidak memproduksinya. Misalnya dengan menjadi reseller skincare dari produk terkemuka. Biasanya untuk menjadi agen penjualan atau reseller dari seuatu produk, Anda cukup menghubungi pihak perusahaan dan mendaftarkan diri menjadi reseller.

“Selain informasi mengenai produk skincare, Anda perlu melakukan riset dari testimoni penjual lainnya mengenai perusahaan/brand.”

Setelah melakukan pendaftaran menjadi reseller, Anda akan dibekali dengan katalog berbagai produk yang tersedia dari perusahaan tersebut. Dengan adanya katalog, Anda akan menawarkan ke keluarga, saudara dan teman untuk permulaan menjalankan bisnis Anda. Keuntungan yang didapatkan dari komisi perusahaan maupun keuntungan berupa potongan harga yang diberikan atas jasa penjualan.

3. Menggunakan model

Photo by kevin laminto on Unsplash

Cara selanjutnya yang dapat Anda perlu terapkan adalah dengan menyiapkan model untuk mendukung promosi produk perawatan dan kosmetik. Misal, Anda akan menjual produk kecantikan berupa perawatan kulit wajah, maka Anda perlu menjelaskan bagaimana mengaplikasikan produk tersebut pada wajah model.

“Dengan menggunakan model, calon konsumen akan merasa relate dan dekat dengan produk skincare tersebut.”

Kemudian jangan lupa buat gambar perbandingan sebelum dan sesudah menggunakan produk kecantikan tersebut. Dengan cara ini, calon konsumen akan dapat lebih mudah membandingkan hasilnya. Hal Ini juga akan mempengaruhi pelanggan dalam menambah keyakinan akan produk yang dijual.

Demikianlah 3 tips penting memulai bisnis online skincare. Yang tidak kalah penting, Anda perlu memahami bahwa konsumen online mudah bosan jika pengemasan online shop atau cara melayani begitu-begitu saja. Hal ini akan berakibat pada penjualan yang menurun. Karena itu, Anda perlu melakukan inovasi terus menerus. Selamat mencoba.

Sebenarnya bisnis online memiliki sistem yang sama. Namun yang membuat berbeda adalah target marketnya. Untuk bisa sukses, tentu saja Anda perlu memahami target market. Caranya dengan riset. Lalu apa saja yang perlu diperhatikan ketika riset? Mungkin Anda juga tidak tahu cara dan step-stepnya. Jika Anda memiliki problem soal riset produk bisnis online, Anda bisa bergabung di komunitas outletz.id. Komunitas ini bergerak di bidang bisnis online yang setiap bulannya diadakan event seminar. Di event ini Anda akan bertemu dengan pakar bisnis online yang bisa Anda ajak berbincang dan diskusi di sela event. Sehingga Anda bisa mengetahui jalan keluar bisnis online.

Mau segera bergabung outletz.id? https://outletz.id/solusisusahmiskin/

Ira Kurnia

Ira has wrote professionally for the past 3 years as content creator at Ads & Buzz Digital Advertising Agency. Her specialty is Online Business & Marketing, which is highly sought after topics for most entrepreneurs while searching online. "Stay Positive and Good Things will happen to you"

Click Here to Leave a Comment Below

Leave a Comment: