10 Rahasia Sukses Memulai Bisnis Online di Bulan Puasa

OUTLETZ-rahasia-sukses-memulai-online-shop-terkenal-populer-onlineshop-bisnis-bulan-ramadan-puasa

Bulan puasa merupakan momen yang pas buat Anda yang tertarik membuka toko online. Selain karena perilaku masyarakat yang lebih konsumtif saat bulan puasa, mereka juga lebih banyak mengakses internet. Ini momentum yang tepat untuk Anda segera memulai membuka online shop.

Namun ada banyak persiapan yang harus Anda ketahui sebelum membuka toko online. Anda perlu mengetahuinya untuk menguatkan pondasi online shop sehingga bisa bertahan lama. Tidak ingin usaha Anda menjadi sia-sia karena kurang persiapan, kan?

Lalu, apa saja yang perlu dipersiapkan sebelum memulai toko online di bulan puasa? Outletz akan membagikan 10 rahasia sukses memulai bisnis online di bulan puasa. Cek ulasannya berikut ini.

1. Siapkan Modal

Source by Pixabay

Hal pertama yang perlu Anda siapkan tentu saja modal berupa uang. Dengan adanya modal yang cukup maka Anda dapat memilih bisnis yang terbaik dan juga menguntungkan. Jangan berpikir modal yang sangat besar. Karena untuk memulai bisnis online, Anda tidak membutuhkan modal yang besar.

“Faktor utama memulai online shop adalah sinyal provider yang bagus.”

Modal tidak hanya melulu berkaitan dengan uang. Karena Anda akan memulai usaha online, maka Anda membutuhkan gadget yang mumpuni. Misalnya hape yang akses internet baik, media sosial dan kebutuhan chat yang lengkap. Anda juga perlu memperhatikan sinyal di sekitar tempat Anda menggunakan akses internet. Ini kerap kali disepelekan namun sebenarnya sangat penting ketika Anda sedang berkomunikasi dengan pembeli atau ketika mengunggah foto maupun video terkait produk Anda.

2. Tentukan Jenis Usaha

Photo by Erik Scheel from Pexels

Anda perlu menentukan jenis usaha yang akan dijalankan tentunya dengan melihat situasi. Misalnya pada bulan puasa ini Anda bisa berjualan pakaian muslim yang sedang menjadi tren fashion masyarakat muslim di Indonesia. Cara termudah untuk mengetahui barang yang laris adalah kebutuhan yang paling sering mengeluarkan banyak uang saat bulan puasa. Salah satunya adalah kuliner.

“Barang dagangan paling laris saat bulan Ramadan adalah pembelian makanan dan pakaian.”

Mungkin saja Anda tertarik bisnis online di bidang jasa. Penjualan jasa secara online memang tidak sebanyak diminati barang namun hal ini juga tidak membuat banyak orang menjual saja. Jadi pasar ini tidak banyak dilirik banyak orang sehingga Anda tidak memiliki banyak pesaing. Misalnya menyediakan penitipan hewan atau jasa supir untuk perjalanan jauh menjelang Lebaran. Semua ini perlu Anda persiapkan agar konsumen tidak kecewa dengan apa yang Anda tawarkan.

3. Cek Supplier

Source by Pixabay

Karena tidak memiliki barang sendiri maka sebelum berjualan Anda membutuhkan barang dari supplier. Namun ini akan menjadi masalah jika Anda bekerja sama dengan supplier yang buruk dan tidak bisa dipercaya.Misalnya persoalan yang sering terjadi adalah stok barang habis, supplier sulit dihubungi, dan bahkan ada supplier yang menghilang saat barang banyak dicari pembeli. Tidak ingin pengalaman buruk itu terjadi, kan? Cek solusi menggunakan platform Outletz.id (pendaftaran gratis).

“Problem terbesar bisnis online adalah sulit mencari supplier yang bisa dipercaya.”

Jika Anda bergabung dengan Outletz.id, ada banyak benefit yang bisa dinikmati. Anda akan bertemu dengan supplier tepercaya dengan variasi barang dagangan mencapai ribuan. Cara registrasinya mudah dan Anda tinggal mengikuti step by step sebagai berikut:

  1. Masuk ke web utama Outletz dan klik “Daftar Gratis Sekarang“.
  2. Isi kolom daftar dan klik registrasi.
  3. Setelah login sukses, gunakan username dan password untuk sign in.

Inilah cara mendaftar dengan gratis, mudah dan langsung mendapatkan supplier tepercaya menggunakan platform Outletz.id. Selain itu, Anda juga akan mendapatkan free ebook dropship menarik adalah “Panduan Bisnis Online Dropship Beromzet Ratusan Juta Perbulan”.

4. Mulailah dari Facebook

Source by Pixabay

Bagi para pemula bisnis online, Anda disarankan untuk memaksimalkan penggunaan sosial media yang memiliki banyak pengguna seperti Facebook. Di Indonesia, pengguna Facebook mencapai 144 juta pada tahun 2017. Jumlah ini akan terus meningkat setiap tahunnya. Kegunaan Facebook sendiri bisa untuk meningkatkan brand awareness dan menggaet para pelanggan.

“Facebook dan Instagram berguna untuk meningkatkan brand awareness, sedangkan Twitter untuk menciptakan awareness dengan bantuan buzzer.”

Setelah memulai online shop di Facebook, Anda baru bisa melirik media sosial lain seperti Twitter. Untuk awalnya, create awareness di Twitter bisa menggunakan buzzer yang followernya banyak dan terbukti andal mempromosikan barang. Penggunaan Twitter memang berbeda dengan Facebook. Twitter sejauh ini bisa meningkatkan engagement pelanggan dengan membagi banyak konten bermanfaat. Sekarang ini banyak brand maupun e-commerce menggunakan Twitter sebagai tempat pelayanan kritik, saran dan apapun yang akan Anda tanyakan mengenai sebuah produk.

5. Gunakan Foto Display Terbaik

Photo by Victor Freitas from Pexels

Foto adalah kunci utama dalam bisnis online. Foto dengan kualitas buruk bisa membuat pembeli merasa tak nyaman, belum lagi dengan adanya perbedaan warna produk saat di foto dengan produk aslinya. Jangan sampai hanya karena foto yang tidak makslimal, Anda mendapat predikat penipu karena menjual barang yang tidak sesuai dengan keinginan pembeli.

“Foto adalah kunci utama dalam bisnis online.”

Saran lainnya adalah sebaiknya Anda menggunakan model agar terlihat lebih hidup terutama bagi online shop yang menjual pakaian. Dengan menggunakan model, pembeli jadi bisa memperkirakan produk tersebut saat dipakai. Selain itu, model yang sesuai bisa membuat produk jualan tampak lebih eklklusif dan menarik.

6. Meluncurkan produk spesial Ramadan

Photo by Danang Wicaksono from Pexels

Gunakan waktu perdana ini untuk mempromosikan bisnis online Anda. Jangan ragu dan lakukan dengan sebaik-baiknya. Perbanyak foto produk dan upload pada display dengan berbagai macam gaya dan angle. Semakin banyak detail, maka konsumen yang akan membeli barang Anda percaya bahwa produk yang Anda jual terjamin mutunya.

“Manfaatkan momen Ramadan untuk menawarkan produk-produk terbaik Anda.”

Untuk Anda yang telah memiliki barang offline, Anda bisa memanfaatkan momen Ramadan untuk merilis produk terbaru Anda. Misalkan apabila Anda memiliki bisnis fashion, luncurkan aneka gamis dan baju muslim terbaru dengan iming-iming bahwa stocknya terbatas. Hal ini tentu membuat calon pelanggan Anda semakin tertarik untuk memiliki produk tersebut.

7. Promo Spesial Ramadan

Photo by Abd Ulmeilk Majed from Pexels

Strategi meningkatkan penjualan di bulan Ramadan adalah menggunakan promo spesial Ramadan. Gunakanlah strategi promosi yang menarik dan spesial hanya dilakukan saat bulan Ramadhan saja. Contohnya dengan menggunakan potongan harga melalui kode kupon spesial Ramadan, promo buy 1 get 1 free, dan lain-lain. Jangan lupa untuk membuat jangka waktu yang sesuai, jangan terlalu cepat dan jangan juga terlalu lambat. Anda dapat menyiasatinya dengan promo yang diganti setiap minggu agar calon pelanggan segera melakukan transaksi pembelian karena takut ketinggalan promo.

“Gunakan strategi promosi yang menarik dan khusus hanya untuk bulan Ramadan.”

Anda juga bisa membuat promo paket bundling dengan menggabungkan dua produk atau lebih menjadi satu kemasan dengan harga yang menarik. Tegaskan pula kalau paket tersebut hanya berlaku di bulan Ramadhan saja. Strategi tersebut juga dapat meningkatkan penjualan di bulan Ramadan.

8. Membuat Konten Bulan Puasa

Source by startupstockphotos

Menurut Google, masyarakat Indonesia mulai sering mencari konten yang berhubungan dengan Ramadan sejak seminggu sebelum dimulai. Buatlah konten khusus di bulan Ramadan dengan memasukkan elemen di bulan puasa agar lebih mudah ditemukan. Google menyebutkan pencarian kata-kata seperti “amalan ramadan” naik 12 kali lipat, sedangkan kata-kata “hal-hal yang membatalkan puasa” naik 9 kali lipat.

“Menurut Google, pencarian video melalui mobile meningkat sebanyak 13% saat Ramadan.”

Contoh konten lainnya adalah informasi mengenai makanan. Misalnya menu untuk berbuka puasa atau menu untuk sahur. Menurut Google, kata-kata seperti ini naik 4 kali lipat. Pencarian tersebut biasanya memuncak mulai dari pukul 12.00 sampai pukul 15.00. Konten bisa berupa teks, foto maupun video. Menurut Google, pencarian video melalui mobile meningkat sebanyak 13% saat Ramadan.

9. Menambah Jam Layanan

Photo by JESHOOTS.com from Pexels

Apabila biasanya Anda hanya melayani pelanggan di jam kerja saja, khusus untuk bulan Ramadan tambahkan jam layanan di waktu yang tepat untuk berpromosi pada bulan Ramadhan. Anda juga perlu memperhatikan waktu mengunggah konten maupun foto produk di media sosial.

“Waktu mengunggah konten saat Ramadan yang direkomendasikan adalah saat sebelum maupun sesudah buka dan sahur.”

Di bulan Ramadan, Anda perlu menyesuaikan waktu postingan dengan jadwal sahur dan buka. Rentang waktu pukul 03.00 sampai dengan pukul 05.00 atau sampai waktu adzan shubuh adalah waktu banyak sekali orang-orang aktif di media sosial. Mereka aktif saat sebelum makan sahur dan sesudahnya sambil menunggu adzan shubuh. Selain itu, waktu berbuka puasa sekitar pukul 15.00 hingga berbuka adalah saat-saat yang paling ditunggu bagi mereka yang berpuasa. Setelah mempersiapkan menu berbuka, kebanyakan mereka memilih untuk memegang gadget mereka dan membuka Instagram sambil menanti waktu adzan maghrib berkumandang.

10. Bagi-Bagi Hadiah Menjelang Lebaran

Photo by Kim Stiver from Pexels

Anda dapat mengucapkan rasa syukur atas meningkatnya penjualan pada bulan Ramadan ini dengan berbagi hadiah lebaran. Momen berbagi ini tentu saja tidak sembarangan. Anda sebaiknya selektif membagikan untuk pelanggan yang loyal. Strategi ini biasanya ampuh menarik perhatian calon pelanggan semakin tertarik dan percaya bahwa membeli produk Anda bisa mendapatkan keuntungan lebih.

Menerapkan strategi untuk meningkatkan penjualan di bulan Ramadan ini sebaiknya Anda lakukan di tengah bulan Ramadan. Promosi ini juga membantu Anda membuat konten menjelang Lebaran. Calon pelanggan Anda juga memiliki tenggat waktu yang panjang agar mereka bisa kembali membeli barang jualan Anda.

Itulah ke-1o rahasia penting yang wajib Anda ketahui sebelum memulai bisnis online di bulan puasa. Bagaimana apakah Anda ingin segera membuka online shop Anda. Selamat mencoba.

Untuk Anda yang tertarik mendapatkan barang-barang dengan mutu terjamin dan bekerjasama dengan supplier yang bisa dipercaya, Anda bisa mengeceknya di Outletz.id. Segera bergabung untuk bisa menikmati manfaat baik bisnis online dropship lainnya. Informasi lengkap, klik link berikut ► solusi bisnis online dropship.

Ira Kurnia

Ira has wrote professionally for the past 3 years as content creator at Ads & Buzz Digital Advertising Agency. Her specialty is Online Business & Marketing, which is highly sought after topics for most entrepreneurs while searching online. "Stay Positive and Good Things will happen to you"

Click Here to Leave a Comment Below

Leave a Comment: